dendam,
bagaimana hendak kuhapuskan rasa itu?
jika ia masih terkandung sarat di hati ini?
perasaan itu hadir tanpa kupinta
perasaan itu lahir pabila aku dikecewa
perasaan itu zahir pabila aku dianiaya
diinjak-injak bagai tiada harga
dilenyek-lenyek bagai tiada perikemanusiaan
digunapakai umpama barang mainan
aku diperlakukan,
seumpama aku tiada perasaan...
oh Tuhan,
apalah dayaku ini?
yang tidak bisa memaafkan,
jika masih bersarang dendam di hati...
masih terbayang kezalimannya
masih terkenang kekhilafanku
masih terngiang-ngiang kata-kata dustanya
masih teringat kebodohanku
menyambut salam perkenalannya
alangkah baiknya,
jika aku dapat mengundurkan masa
kembali pada masa itu....
akan kuperbetulkan segala-segalanya,
agar bayang-bayang kenangan lalu
tidak mengejar menghantui hidupku
untuk selama-lamanya...